Bagai Tetesan Air Hujan

Hiduplah sekali namun berguna bagi sesama, setelah itu jemputlah Syurga

TIPS BAGI CALON ANGGOTA LEGISLATIF (CALEG) 2014

1.       Pelajari perolehan kursi di Daerah Pemilihan (Dapil) tempat anda dicalonkan dari partai pada pemilu sebelumnya, jika mendapat satu kursi maka anda mendapat nilai 1. Jika anda menjadi caleg dari partai baru, maka anggap anda memiliki nilai 0 (nol).

2.       Pastikan nomor urut anda pada daftar caleg partai adalah nilai anda + 1. Misalnya anda partai baru, maka 0 +1 = 1, sehingga nomor urut anda sekarang haruslah maksimal nomor 1 untuk mendapatkan kesempatan/kans sebagai calon jadi. Jika anda mendapat nomor urut 2 dan seterusnya maka dikhawatirkan anda hanya berfungsi sebagai ‘Vote Gather’ (pengumpul suara). Jika anda menduduki kursi sebagai ‘Vote Gather’ dan tidak ada jaminan dari partai jika partai mendapat kursi namun tidak ada satupun caleg yang mendapat suara sebanyak Bilangan Pembagi Pemiih (BPP) kemudian partai memberikan kursi kepada pemilik suara paling besar diantara caleg separtai, sebaiknya mulai belajar ikhlas atas setiap usaha atau sawah/rumah/mobil yang terjual sebagai biaya kampanye, karena hampir dipastikan nomor urut 1 yang akan menjadi Anggota Legislatif (Aleg)

3.       Tentukan BPP di dapil anda. Hitungannya = Jumlah calon pemilih dibagi jumlah kursi. Jika jumlah pemilih di dapil anda 100.000 orang dan memilih 5 kursi, maka BPP untuk 1 kursi adalah 20.000 suara. Ini baru hitungan awal.

4.       Tentukan estimasi riil BPP berdasarkan hitungan awal. Cari data tingkat golput di dapil anda pada pemilu sebelumnya. Misal golput adalah 40 %, jadi perkiraan dari 100.000 calon pemilih maka yang akan menggunakan hak suaranya hanyalah 60.000 orang. Jadi BPP sekarang adalah 60.000: 5 = 12.500 suara.

5.       Untuk mendapat kursi anda tidak perlu mencapai BPP. Jika anda artis atau tokoh terkenal, mungkin bisa. Namun pemilu sebelumnya kalau nggak salah hanya 2 orang yang mencapai BPP yaitu Hidayat Nurwahid dan Puan Maharani. Sisanya ya gabungan suara dari seluruh caleg untuk dapat satu kursi dewan. Anda cukup mendapat minimal 50% dari estimasi riil BPP atau pada contoh diatas minimal suara anda adalah 6.250 orang. Sisanya biarkan caleg separtai lainnya yang ‘nyumbang’.

6.       Focus pada minimal 50% dari estimasi riil BPP atau pada contoh diatas minimal suara anda adalah 6.250 orang. Terserah cara anda bagaimana, mau yang haram atau halal itu akan anda pertanggungjawabkan di hapadan Tuhan. Satu informasi saja, sebanyak apapun anda bagi kaos, makanan, bensin, uang transport, atau bangun jalan/tempat ibadah… maka logika rakyat saat ini adalah khusnul khotimah. Maksud khusnul khotimah adalah kalau anda sudah habis-habisan dana untuk kaos, makanan, bensin, uang transport dll saat kampanye namun di hari H ada caleg yang sebar serangan fajar dengan segala triknya (walau kalau ketahuan dianggap melanggar), maka anda tidak akan dipilih. Jadi pastikan saja anda punya pemilih loyal tanpa harus bagi- bagi kaos, makanan, uang transport dll serta pastikan tidak ada serangan fajar di dapil anda, maka kans terpilih sebagai Aleg makin besar.

7.       Terakhir adalah berdo’a dan bertawakal agar Tuhan memberikan yang terbaik bagi anda di Dunia dan Akhirat. Bisa Jadi jika anda tidak lolos menjadi Aleg, maka Tuhan sedang menolong anda agar tidak ditangkap KPK karena mungkin di masa depan korupsi.

8.       Tips ini hanya panduan umum, tiap partai memiliki aturan tersendiri untuk menentukan siapa yang jadi caleg jadi, maka komunikasikanlah segala sesuatunya dengan pimpinan partai dimana anda menjadi caleg.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 28 Juni 2013 by in Uncategorized and tagged .
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 940 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: