Bagai Tetesan Air Hujan

Hiduplah sekali namun berguna bagi sesama, setelah itu jemputlah Syurga

Numpang Lewat …. Haruskah me-Remove Contact di MP?

Sahabat Mp-ers…

Ada tema yang cukup menarik hari ini, yang mau tak mau saya harus menyempatkan mengeluarkan uneg – uneg di antara kesibukan kantor.

Sebuah tema untuk meremove atau mengeblok sahabat MP (yang walau hanya di dunia maya)

Adalah benar hak kita untuk menolak, meremove dan mengeblok diluar mengadd contact seseorang. Ada beragam alasan untuk melakukannya. Dan alasan masing – masing kita tentunya berbeda…

Saya kayaknya sampai hari ini belum pernah meremove, atau mendecline seseorang. Mungkin belum menemukan alasannya. Entah nanti . . .

Hanya, kali ini saya ingin memberikan sebuah paradigma berbeda diluar ‘HAK’ kita dengan masalah tersebut.

1. Jika ada contact kita yang hanya numpang lewat, trus tidak ada coment sebagai jejaknya maka bisakah kita memperkirakan bahwa memang masalah tersebut tidak perlu dikomentari atau dia sedang tidak ingin berkomentar tapi ingin berinstropeksi diri dan langsung ingin dia praktekkan tanpa perlu berkomentar atau atau dia malu untuk memberi komentar karena takut diketawakan…

2. Entah jika seseorang hanya numpang lewat, atau ternyata MP-nya hanya berisi guest book saja maka bisakah orang tersebut hanya pengin belajar dari para sahabat – sahabat MPnya yang lain atau bisa jadi ia belum PeDe untuk menulis
3. Bagaimana kalau paradigmanya adalah kita berbagi ilmu, berbagi pengalaman, dan mempererat tali silaturahmi diluar kevakumannya di MP dari sekedar liat – liat sampai mengeluarkan tulisannya. Bukankah kalau seseorang mendapatkan hidayah atas ilmu atau pengalaman yang kita tuliskan atau tampilkan di MP maka bukankah kita mendapatkan satu downline dalam MLM PAHALA. Dan bukankah seseorang yang menunjuki orang lain sehingga mendapat hidayah Allah itu kata Rosul imbalannya lebih baik dari unta merah…

Jadi, diluar paradigma yang berbeda tadi, bisa saja suatu saat nanti saya akan meremove atau mendecline seseorang yang saya anggap -dengan alasan saya- untuk tidak melanjutkan hubungan per-contact-kan dengan saya.
Atau suatu saat nanti saya juga harus siap di remove atau di decline atau bahkan direport abuse oleh seseorang dengan alasannya masing – masing.

*) Mohon maaf atas uneg – uneg ini, moga tidak membuat saya di remove, di decline atau bahkan di report abuse oleh sahabat sekalian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 25 Juni 2007 by in Uncategorized and tagged , .
%d blogger menyukai ini: