Bagai Tetesan Air Hujan

Hiduplah sekali namun berguna bagi sesama, setelah itu jemputlah Syurga

Nostalgia menjadi ‘Lajang’

Agus Menjadi lajang?

Yap, anda benar. Seminggu ini aku kan menjadi lajang. Mengulangi kebiasaan – kebiasaan lajangku sebelumnya. Makan sendiri harus cari sendiri, Tidur Sendiri, Siapin baju sendiri, Berangkat kerja tak ada yang melepas dengan naik motor dulu keliling gang kalo gak dia ngambek dan pas pulang tak ada panggilan mesra ‘ abiiii ‘ dari azka yang menggemaskan.

Berarti Agus dan istri……?

Eit, tunggu dulu. Jangan berspekulasi dulu. Jangan berpikiran yang bukan – bukan. Tenang – tenang.
Baiklah, jika semua sudah tenang saya kan memulai konfrensi persnya. Kepada rekan – rekan yang suka mencari kabar dalam blog ini maka saya dengan ini memberitahukan bahwa saya dan keluarga insyAllah baik – baik saja. Dan tidak ada perceraian (na’udzubillah) sehingga saya menjadi lajang kembali.
Kepada rekan – rekan infotainment, tolong tuliskan dan kabarkan bahwa memang semua dalam keadaan yang bahagia, tolong jangan dipelintir atau di gosok – gosok sehingga keluarga yang sedang dalam taraf menuju sakinah ini akhirnya retak seperti rekan – rekan saya yang lain (lagi sok selebritis)
Jadi, begini kronologisnya. Dalam rangka mempererat silaturahim, mendekatkan hati dan menjernihkan pikiran diantara rutinitas selama setahun ini maka saya mem’persona non gratakan’ istri saya ke orang tua saya.
Hal ini juga dilatar belakangi oleh masa liburan sekolah, dan keadaan orang tua saya yang sudah sepuh untuk melakukan perjalanan jauh ke Tangerang. Sehingga keharusan bagi kami lah untuk sungkem dan mohon restu kepada mereka di Gombong sana.
Nah jadilah, hari Ahad kemarin kuantar mereka (Anak Istri dan Mertua Juga) ke Gombong. Dan sorenya saya harus kembali sendirian ke Jakarta untuk masuk kerja Senin paginya.. (sedihnya belum punya cuti …)
Dan mereka baru kembali malam sabtu ini insyaAllah…. (hiks hiks..)

Jadi kalo di iklan ada orang tua yang nengok cucu ….
Maka kamilah ‘cucu’ -azka- yang nengok orang tua . . . (habis bebek gorengnya sedaaaap)
Sehingga tadi pagi sampe ke jakarta, langsung ke kantor, mandi trus ganti seragam yang sengaja kutinggal jum’at kemarin….

So, karena saya menjadi lajang . . .
Siapa siap menemani ?

(jangan piktor ya, menemani untuk menyibukkan diri maksudnya….)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 1 Juli 2007 by in Keluarga and tagged .
%d blogger menyukai ini: