Bagai Tetesan Air Hujan

Hiduplah sekali namun berguna bagi sesama, setelah itu jemputlah Syurga

Rekor Nasionalisasi Chavez (Menanti Indonesia)

Rabu, 20/08/2008 07:45 WIB
Rekor Nasionalisasi Chavez
Nurul Qomariyah

Presiden Hugo Chavez kembali membuat ‘gebrakan’ dengan aksinya melakukan nasionalisasi atas perusahaan-perusahaan semen di Venezuela. Anak usaha Cemex yang beroperasi di Venezuela pun dinasionalisasi secara ‘paksa’ setelah tidak tercapai kesepakatan. Venezuela menilai perusahaan semen Meksiko itu meminta harga yang terlalu mahal hingga US$ 1,3 miliar. Karena tak ada kesepakatan, pemerintahan chavez pun memutuskan untuk membekukan seluruh kantor dan pabrik Cemex.
Pemerintah Venezuela juga telah mendapatkan 89% saham unit usaha Lafarge senilai US$ 267 juta dan 85% anak usaha Holcim senilai US4 552 juta. “Mulai saat ini keputusan untuk pengambilalihan sudah efektif dan stabilitas pekerja akan tetap dijamin oleh pemerintah Venezuela. Kepentingan negara Venezuela harus di atas kepentingan bisnis,” ujar Menteri Energi dan Perminyakan Rafael Ramirez seperti dikutip dari AFP, Rabu (20/8/2008).
Nasionalisasi perusahaan semen ini bukan yang pertama kalinya. Sejak Februari 2007, Presiden Chavez sudah berulang-ulang melakukan nasionalisasi, tepatnya dua bulan setelah ia terpilih kembali sebagai pemimpin negara tersebut. Berikut catatan nasionalisasi dari pemimpin yang penuh kontroversi itu:
3 Februari 2007: Pemerintah membeli mayoritas perusahaan telepon CANTV yang sebelumnya dimiliki Verizon dari AS.
8 Februari 2007: Pemerintah membeli mayoritas saham pembangkit listrik Electricidad de Caracas, juga dari perusahaan AS, AES.
13 Februari 2007: BUMN perminyakan PDVSA membeli pembangkit listrik Electrica Seneca dari perusahaan AS, CMS Energy.
1 Mei 2007: Pemerintah Chavez mengumumkan program nasionalisasi ladang minyak Orinoco Belt, yang dioperasikan oleh 13 perusahaan asing. Mayoritas perusahaan asing mau menjual hak operasinya, sementara ExxonMobil dan ConocoPhillips menolak dan menggugatnya ke arbitrase internasional.
3 April 2008: Chavez mengumumkan akan menasionalisasi industri semen, dan memberi batas waktu kepada perusahaan-perusahaan semen asing yang beroperasi di Venezuela untuk segera menyerahkan 90% sahamnya.
12 Mei 2008: Pemerintah mengeluarkan UU untuk bisa mengambil alih operasional perusahaan besi dan baja, Orinoco Ternium-Sidor. Pemerintah kini sedang bernegosiasi untuk membeli mayoritas saham perusahaan besi dan baja Amazon Consortium.
31 Juli 2008: Chavez mengumumkan untuk membeli Banco de Venezuela, yang sebelumnya dikuasai oleh bank dari Spanyol Santander.
18 Agustus 2008: Venezuela berhasil menguasai anak usaha Lafarge dan Holcim, namun gagal mencapai kesepakatan untuk mengambil anak usaha Cemex dan memutuskan untuk membekukannya.(qom/ir)
Sumber : http://www.detikfinance.com/read/2008/08/20/074525/991224/4/rekor-nasionalisasi-chavez

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 19 Agustus 2008 by in Politik and tagged , , .
%d blogger menyukai ini: