Bagai Tetesan Air Hujan

Hiduplah sekali namun berguna bagi sesama, setelah itu jemputlah Syurga

Antitesis Nasionalisme vs Agama

Masihkah rakyat memilih suatu partai atas dasar ideologi : berbasis Nasionalisme atau berbasis Agama?
Adakah sekarang terdapat ideologi Nasionalisme Religius : Nasionalisme Islam, Nasionalisme Kristen atau Nasionalisme Beragama?
Adalah sekarang terdapat ideologi Islam Khusus : Islam Nasionalis, Sosialisme Islam, Islam Inklusif, Islam Eksklusif?
Bukankah semua hal diatas adalah hasil dari sebuah protokol rahasia?

Maka benarkah tesis bahwa jargon agama tidak lagi laku dijual sehingga harus ramai – ramai meninggalkan agama?
Bukankah nyata dua partai berbasis masa Islam terbesar di Indonesia yang dari awal meninggalkan Islam dan bergeser ke arah Nasionalisme Plurais sekarang bertengger di angka 5 koma.
Bukankah partai yang sering teriak ‘syari’ah Islam’ tidak lulus PT karena bukan tidak ‘berazas islam’ namun karena tidak melaksanakan Islam terbukti beberapa petingginya ditangkap korupsi.
Bukankah mayoritas pemilih memilih karena amal dimasyarakat, moral yang bagus, dan terbukti tidak korupsi?

Yang saya tahu rakyat akan memilih :
1. Yang terbukti bersih
2. Yang merakyat, sederhana, amanah
3. Yang memberikan bukti : bagi kaos, kasih duit, bangun jalan, bangun masjid, kasih bantuan 17an dll
4. Yang sering dialog dengan mereka
Dari keempat itu, mayoritas ideologi hanya pelengkap saja

Sedangkan yang mendudukan ideologi sebagai awal baru yang lain memang masihlah sedikit, paling 10 – 20%.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 26 Juni 2010 by in Politik and tagged , .
%d blogger menyukai ini: