Bagai Tetesan Air Hujan

Hiduplah sekali namun berguna bagi sesama, setelah itu jemputlah Syurga

Balada Aspirasi

Atas nama menjaring Aspirasi kalian telah diberi budget Reses perorang, nilai Dana Reses untuk tingkat kabupaten kota sekitar 5 jutaan, untuk tingkat propinsi sekitar 20 jutaan, untuk pusat telah sekitar 40 jutaan. Dana ini diberikan setiap 4 bulanan sekali

Kemudian atas nama berkomunikasi dengan konstituen (rakyat pemilih) kalian telah minta dan diberi Dana Komunikasi intensif yang diberikan per bulan dengan sedikit dibawah dana reses.

Lantas kalian juga mengusulkan tambahan gedung ‘Aspirasi’ di komplek ‘tempurung kura’kura’ senilai 1,16 Triliun, kami tolak, namun kalian tetap menganggarkan dan segera dibangun.

Selanjutnya kalian minta dana Cash ‘Aspirasi” untuk pengembangan daerah senilai 15 Milliar dan kami tolak, tapi kayaknya kalian masih belum puas.

Tak mudah menyerah kalian segera minta Dana Desa senilai 1 Miliar per desa, namun kami juga tolak dan kalian kayaknya belum puas…

Terbaru kalian minta rumah aspirasi senilai 125 Miliar dan tetap kami tolak.

Tahukah kalian kenapa kami tolak :
‘KARENA KALIAN SEBENARNYA KURANG MENDENGARKAN ASPIRASI KAMI WALAU TELAH BERLIMPAH DANA KALIAN TERIMA DILUAR GAJI, TUNJANGAN, SPPD, HONOR RAPAT, KUNJUNGAN KERJA, DAN JALAN-JALAN STUDI BANDING KE LUAR NEGERI’

Apa buktinya :
1. Apakah aspirasi status kerja ‘Outsourcing’ telah kalian benahi pengelolaan dan pengawasannya
2. Apakah aspirasi jaminan produk halal sudah kalian tetapkan sebagai ‘Technical Barier to Trade’ yang sangat efektif
3. Apakah aspirasi pengawasan 20% dana Pendidikan sudah kalian lakukan, terlihat masih banyaknya pungutan disekolah – sekolah dan mahalnya dunia pendidikan dari TK sampai dengan Perguruan Tinggi.
4. Apakah kalian benar-benar menyeleksi dana APBN yang kadang tumpang indih antar lembaga untuk lebih singkorn dan terarah
5. dsb

Bukankah kalian lebih terlihat :
1. Berkutat pada UU Pemilu dan UU Pemda terkait pengamanan kursi kalian dan keberadaan partai kalian di parlemen
2. Berkutat pada pengadaan mobil, laptop, ruangan dan gedung untuk fasilitas kalian
3. Berkutat pada kunjungan kerja, studi banding dan benchmarking didalam dan luar negeri yang hasilnya hanya plesiran
4. Hanya sibuk berkoar di Media massa tentang pemerintah lamban, pemerintah tak peka, dan berwacana – berwacana tentang hal – hal yang remeh…

Shame on You….

atas nama rakyat Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 7 Agustus 2010 by in Politik and tagged .
%d blogger menyukai ini: