Bagai Tetesan Air Hujan

Hiduplah sekali namun berguna bagi sesama, setelah itu jemputlah Syurga

Whatss .. Gak Bisa Move On

Gus, akhir – akhir ini seolah lagi ‘trending topic’ dengan tag #gak_bisa_move_on… terutama disampaikan oleh kubu KIH sebagai pemenang Pilpres kepada kubu KMP yang kalah pilpres. Sehingga saat KMP mengusasi seluruh Pimpinan DPR dibilang KMP dendam gak bisa move on. Saat KMP menguasai seluruh pimpinan MPR dibilang KMP dendam gak bisa move on. Saat UU Pilkada disahkan karena dukungan KMP, rame – rame bilang KMP dendam gak bisa move on dan mengorbankan kedaulatan rakyat sampe membuat tag #shame_on_you_SBY yang saat itu masih jadi presiden, eh sekarang ketika calonya sudah jadi presiden trus dikritisi kubu KMP melalui media social eh .. mereka bilang kubu KMP dendam gak bisa move on … jadi apa sih maksud move on yang diminta kubu KIH itu .. apa mengaku kalah saja, trus semua urusan Negara sesuai kehendak KIH saja dan KMP suruh tidur makan gaji buta gitu .. gak usah mengkritisi lagi   … cuekin aja apa yang mereka lakukan… mau baik kek atau buruk kek biarin saja soale ntar dituduh dendam dan gak bisa move on ..

Gus, sebelum lanjut… kamu masih muslim kan .. masih mukmin kan … aku nggak peduli kamu itu KIH atau KMP .. soale kalo bukan muslim atau mukmin .. hal yang akan ku katakan nggak berguna .. soale kamu sudah membuang Qur’an dan Sunnah .. yang keduanya menjadi panduan untuk menjawab .. seharusnya seperti apakah move on itu …

Gus, sebagai muslim dan mukmin…. Bukan cinta mati atas suatu tokoh/golongan/ormas/partai yang harus di kedepankan … tapi cinta mati kepada Islamlah yang Utama diantara cinta yang lain … gunakanlah kaidah “La to’ati makhluq fi ma’siyati kholiq” yang artinya “tidak ada ketaatan kepada makhluk untuk kemaksiatan kepada Allah”. Sehingga siapapun dia baik kita cinta atau tidak harus diletakkan pada kedudukan yang sama untuk kita taati dan kita bela selagi tidak bertentangan dengan Islam. Jadi kalo ada orang menasehati atau mengkritik suatu tokoh/golongan/ormas/partai yang kita cintai maka kita harus rela .. mau di KIH mau di KMP .. ya harus rela untuk di nasehati atau dikritik .. toh yang bersangkutan bukan tuhan kan yang selalu benar serta bukan pula Nabi kan yang selalu maksum sehingga harus kita anggap selalu benar apapun yang dia lakukan sehinga kita bela mati-matian yang kadang merusak persaudaraan … toh dia juga bukan Iblis yang selalu salah sehingga apapun yang dia lakukan kita anggap salah .,.. dia kan manusia yang bisa benar dan bisa salah .. sehingga saat dalam kebenaran harus didukung .. sedangkan saat kesalahan harus di kritik .. bukan menjadi golongan cinta buta cinta mati .. atau golongan benci buta benci mati .. tapi benci dan cinta itu diukur dengan standar Islam pada kondisi tertentu .. itulah yang disebut move on .. so .. move on yuk ..

Gus, sebagai muslim dan mukmin…. Kita harus yakin bahwa manusia itu bisa berencana alias makar alias tipu daya. Ingatlah salah satu ayat tentang rencana alias makar alias tipu daya yaitu “Wa makaruu wa makarollahu, wallahu khoirul maakirin” yang artinya “Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya” (Ali Imron 54). Jadi walaupun KIH sudah bermakar melalui online pilih menteri .. tim transisi… atau kasak kusuk power sharing .. tapi masih ada Allah dan akan selalu ada Allah yang Maha Berkehendak … sehingga hanya dengan langkah kecil KPK maka pengumuman menteri di hari kedua batal … coba kalo Allah gerakkan KPK dengan mentersangkakan presiden dan wakilnya gak peduli ada salah atau kejahatannya .. apa gak runyam negeri ini … yang puyeng bukan hanya KIH.. tapi juga KMP .. karena belum ada perangkat hukum yang mengaturnya .. adanya jika presiden berhalangan diganti wapres .. trus wapresnya berhalangan diganti sapa coba .. mau pake triumvirat juga nggak bisa soale belum ada menterinya … begitu juga KMP .. KMP boleh berencana menguasai seluruh alat kelengkapan dewan .. coba kalo Allah berkehendak PD dan PPP pindah ke KIH atau sekalian Gerindra pindah ke KIH .. apa nggak bubar tu KMP .. makanya kalo ada hal yang tidak sesuai rencana nggak usalah di komentari kayak kemarin secara sinis .. biarin saja .. bagi yang berencana tinggal minta maaf .. bagi yang menunggu berencana tinggal memaafkan .. itulah yang disebut move on .. so .. move on yuk ..

Gus, sebagai muslim dan mukmin…. Kita harus yakin bahwa segala sesuatu yang terjadi ada Kuasa Allah disana .. tidak semua karena kehebatan/kepintaran kita .. jadi bukan KIH hebat atau KMP hebat atau Indonesia Hebat .. tapi Allah –lah Hebat.. karena pada dasarnya “ ..wamaa romaita idz romaita, walaakinnalloha romaa.. “  yang artinya “ …bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar…”- (Al Anfal 17). Jadi KIH nggak perlu bikin isu fitnah macam sengkuni bahwa KMP akan menurunkan presiden dalam waktu dekat sebagai analisa kenapa KMP mengusai pimpinan DPR dan MPR.. padahal sama – sama tahu susahnya menurunkan presiden sesuai peraturan perundangan yang ada saat ini .. masa nggak percaya Kuasa Allah yang bisa melunakkan KMP agar meu legowo dipimpin presiden dukungan KIH … disisi lain KMP nggak usahlah paranoid takut dengan KIH dan presidenya yang dikawatirkan jualan BUMN dan pulau .. memerdekakan Papua .. jualan Tanah Air .. jadi antek Asing dan Aseng .. mendukung golongan sesat .. serta segudang kekhawatiran lainnya .. santé bro and sis .. jika memang itu yang direncanakan oleh KIH atau KMP .. masih ada Allah dan akan terus ada Allah .. biarlah Allah yang melempar sehingga semua rencana itu gagal .. so .. gak usah terus tebar isu, fitnah, tuduhan, dan kekhawatiran …  itulah yang disebut move on .. so .. move on yuk ..

Gus, sebagai muslim dan mukmin…. Kita harus yakin bahwa orang terdekat kitapun bisa membawa berita bohong apalagi orang fasiq .. untuk itulah Allah meminta “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (Al Hujurat 6). Untuk itu .. sebelum share berita – berita yang gak jelas juntrungannya .. apa nggak bisa dianalisa dulu .. jangan – jangan itu decoy agar kita menyebarkan berita bohong alias hoax .. sehingga saat kita sampaikan berita yang benarpun akhirnya dinilai sebagai berita bohong … karena kita sudah kadung dikasih stempel tukang share berita bohong .. so.. kalo mau share berita diteliti dulu ya … itulah yang disebut move on .. so .. move on yuk ..

Gus, sebagai muslim dan mukmin…. Kita harus menghindari merasa selalu benar.. karena “Al Haqqu mirrobbika falaa takunanna minal mumtarin’ yang artinya “ Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu” (Al Baqoroh 147). Janganlah merasa kalo kamu sudah dipanggil ustad/guru/orang alim/pejabat/tokoh/qiyadah merasa tidak bisa salah. Sehingga kita menolak untuk dinasehati atau dikritik oleh orang lain apalagi oleh orang yang lebih rendah ilmunya atau kekayaanya dari kita atau dia adalah murid kita atau jundi jama’ah… bisa jadi para koruptor dari partai/golongan/tokoh yang kita cintai itu menjadi tersangka dan terpidana karena ada orang kecil yang berdo’a kepada Allah agar ditunjukkan kebenaran karena nasehatnya tidak diikuti sehingga ia lapor kepada Allah.. cukup do’a satu orang tapi bisa saja Allah mengijabah … Sehingga walau sudah share sesuatu yang berupa nasehat pada dasarnya nasehat itu adalah untuk dirimu sendiri .. bukan untuk menggurui orang lain .. bukan untuk menghakimi orang lain .. tapi kembali untuk membuat diri kita melangkah kepada kebenaran .. menjadi golongan tawwabin .. sepanjang apapun nasehatnya maka … “ yukhrijuhum minadh dhulumaati ilan nur… bergerak dari kegelapan kepada cahaya” (Al Baqoroh 257) .. itulah yang disebut move on .. so .. move on yuk ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 25 Oktober 2014 by in Islam, Politik and tagged , , .
%d blogger menyukai ini: