Bagai Tetesan Air Hujan

Hiduplah sekali namun berguna bagi sesama, setelah itu jemputlah Syurga

Galau tingkat Dewa

Kapan kau sadar kawan

Bahwa dia yang kau anggap hebat
Hanya manfaatkan kau punya kedudukan
Tuk ambisi kumpulkan koin dan jadi pejabat

Kapan kau sadar kawanku
Akan banyak puting beliung yang menerpamu
Mengoyak dalam nuranimu
Membekas bagai sayatan sembilu
Hasil dari ‘kehebatannya’ yang kau turutkan itu

Kapan kau sadar kawan
Bahwa kami yang sering berseberangan
Sejatinya bekerja dengan ketulusan
Tuk mencapai apa yang telah ditugaskan

Kapan kau sadar kawan
Bahwa kami telah muak atas ide orang hebat itu
Yang kami cuci piring atas setiap kesalahannya
Lantas kapan dia akan kau putuskan

Kapan kau sadar kawan
Berteman dengan penjual minyak wangi, kau ikut wangi
Berteman dengan penipu, kau akan ikut dianggap penipu
Sudah, putusin saja dia

‪#‎udahputisinaja‬

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 24 Maret 2015 by in Uncategorized.
%d blogger menyukai ini: