Bagai Tetesan Air Hujan

Hiduplah sekali namun berguna bagi sesama, setelah itu jemputlah Syurga

Nenggak Bir Koplo

Pagi pagi di pos ronda Paijo nenggak bir koplo cap topi miring.. Halal.. Dah dilegalkan gubernur kok…
Habis dua botol sambil sempoyongan dia ke mushola. Ambil air wudhu trus nyandak mic Toa dikerasin suaranya.
Lalu ambil Quran, nderes pakai langgam cinta satu malam habis 3 lembar. Lalu azan dan dilanjutkan sholawatan/puji pujian pake cengkok jablai..
Warga kampung heboh.. Waktu dhuha gini kok ada yang nderes quran, azan dan sholawatan. Pak RT, RW, ketua DKM dibantu hansip dan beberapa warga ngluruk ke mushola.
Ditangkaplah Paijo dan di interogasi..
Paijo klarifikasi kenapa nderes Quran, azan, dan sholawatan sekarang. Dia bilang itu qodho, soale kan dah dilarang dilakukan sebelum subuh.
Pas hansip memeriksa Paijo. Eh ternyata di dengkulnya pakai deker besi. Kata Paijo kalo dia sempoyongan trus jatuh kan dengkulnya terlindung dari gegar.
O panters…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 10 Juni 2015 by in Uncategorized.
%d blogger menyukai ini: