Bagai Tetesan Air Hujan

Hiduplah sekali namun berguna bagi sesama, setelah itu jemputlah Syurga

Membangun Harapan dengan “Inspirasi ASEAN”

PT SUCOFINDO (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara yang merupakan BUMN Surveyor atau Perusahaan Testing, Inspection & Certification (TIC) pada tanggal  3 – 5 Februari 2016 melakukan RAPAT PIMPINAN NASIONAL dengan mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Menuju Pasar Tunggal ASEAN”.  Tema ini diusung terkait sudah berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) per 1 Januari 2016. MEA sebenarnya bukan hal baru, namun sudah mulai dirumuskan pada tahun 2003 dengan disepakatinya Bali Concord II yang dilanjutkan dengan lebih detail di ASEAN SUMMIT tahun 2007 di Singapura dengan isu Utama adalah aliran bebas barang, jasa, tenaga kerja terampil, modal, dan investasi.

Bagi SUCOFINDO selaku perusahaan jasa survey, maka hal yang menjadi peluang adalah adanya aliran bebas barang dimana SUCOFINDO berlaku sebagai third party dalam praktek perdangangan. MEA juga memberikan ancaman berupa dibukanya Daftar Negatif Investasi untuk jasa TIC bagi Surveyor ASEAN untuk beroperasi di Indonesia selaras dengan peluang investasi SUCOFINDO di Negara Anggota ASEAN lainnya. Artinya SUCOFINDO akan dihadapkan pada kondisi persaingan “Red Ocean” dimana perusahaan harus berhadapan langsung dengan pesaing yang dimungkinkan memiliki sumber daya baik modal, alat, ataupun kompetensi pegawai yang lebih baik. Melihat hal tersebut maka SUCOFINDO harus mencari peluang lain yang berbeda atau unik yang dikenal sebagai peraingan “Blue Ocean” dengan mengusung “Distinctive Advantage”.

Untuk itulah, pada RAPIMNAS 2016 ini SUCOFINDO mengusung tagline “Inspirasi ASEAN” yang memiliki makna MEA tidak dipandang sebagai ancaman yang menakutkan namun keberadaan MEA bahkan menjadi inspirasi bagi perusahaan untuk melakukan pembenahan internal dan memasarkan jasa – jasa yang memiliki keunggulan distinctive/unik. Untuk memberikan semangat “Inspirasi ASEAN” inilah maka format RAPIM yang akan menetapkan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan tahun 2016 dibuat hal yang berbeda yang membawa pesan keunggulan.

Pertama, Pentetapan lokasi RAPIM  di Kantor Pusat membawa pesan pembenahan internal melalui efisiensi. Selain itu lokasi di Kantor Pusat juga membawa pesan bahwa perusahaan memiliki satu komando di Kantor Pusat dengan Nahkoda Bachder Djohan Buddin selaku Direktur Utama yang didukung oleh Ketiga Direksi lainnya sehingga Unit Bisnis yang tersebar dari Medan samapai Timika haruslah satu kata dan patuh dengan perintah pusat.

Kedua, Seting ruangan yang biasanya model kelas diubah menjadi double C. Seting kelas biasanya seluruh peserta menghadap ke satu arah, namun saat ini dirubah berhadap – hadapan seolah membawa pesan untuk saling mengenal, karena kenal adalah awal dari cinta, dari cinta tumbuh kekompakan, dan dari kekompakan maka potensi memenangkan persaingan menjadi terbuka lebar. Kemudian setting tempat duduk Direksi yang biasanya di kursi sofa dengan lokasi di paling depan peserta lainnya, saat ini dirubah membaur dengan kursi yang sama dengan peserta. Hal ini membawa pesan bahwa Direksi akan berjuang bersama seluruh pegawai untuk memajukan perusahaan dan memenangkan persaingan.

Ketiga, Seting acara RAPIM yang biasanya terkesan ‘formal’ kaku, kali ini dibuat sedikit santai yang dibuka dengan pentas Biola untuk mengumpulkan dan menghidmatkan acara sebelum mengumandangkan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan dengan berdo’a dengan khusuk agar Allah SWT memenangkan SUCOFINDO dalam persaingan ini.

Keempat, Distinctive Advantage pastilah harus didukung oleh inovasi – inovasi pegawai. Untuk itulah pada RAPIMNAS ini dilakukan lomba Inovasi yang diikuti oleh seluruh Unit Kerja sebagai langkah menggali potensi ‘terpendam’ seluruh Unit Kerja dalam melahirkan jasa – jasa baru atau inisiasi perbaikan.

Kelima, Penggunaan seragam putih biru dengan dasi di hari pertama melambangkan sikap “Siap Bekerja” dari seluruh jajaran manajemen yang diharapkan menginsiparasi seluruh pegawai untuk menyambut persaingan pasar tunggal ASEAN.

Keenam, Mengundang pembicara tamu untuk memberikan wawasan dan pencerahan kepada peserta RAPIMNAS yang kali ini mengundang DR.  Bayu Krisnamurthi, M.Si seorang tokoh yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Perdagangan yang menyampaikan untuk terus membangun “Accuracy Mindset’ dalam kegiatan bisnis serta untuk melakukan ekspansi ke ASEAN.

Selamat RAPIMNAS, semoga lancer dan sukses dalam persaingan menuju pasar tunggal ASEAN.
(ASUR/4/2/16)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 4 Februari 2016 by in Uncategorized.
%d blogger menyukai ini: